Sejarah Pemberontakan APRA, Andi Aziz, RMS, PRRI, dan Permesta Singkat

Sejarah Pemberontakan APRA, Andi Aziz, RMS, PRRI, dan Permesta Singkat - Setelah Indonesia merdeka banyak sekali pemberontakan di dalam negeri yang terjadi. Adapun beberapa macam pemberontakan di Indonesia setelah merdeka yang pernah terjadi yaitu pemberontakan APRA, pemberontakan Andi Aziz, pemberontakan RMS, pemberontakan PRRI dan Permesta. Setiap pemberontakan memiliki sejarah dan latar belakangnya sendiri. Lantas bagaimana sejarah pemberontakan APRA? Bagaimana sejarah pemberontakan Andi Aziz? Bagaimana sejarah pemberontakan RMS? Bagaimana sejarah pemberontakan PRRI/Permesta? Macam macam pemberontakan di Indonesia tersebut terjadi pada masa sistem pemerintahannya Republik.
Pemberontakan di Indonesia Setelah Merdeka
Pemberontakan di Indonesia ini bertujuan untuk menciptakan Indonesia baru sesuai dengan ideologi atau memisahkan diri dengan Republik Indonesia. Setelah Indonesia merdeka memang terjadi beberapa pemberontakan untuk mempertahankan NKRI pada awal kemerdekaan. Bahkan sekitar tahun 1960an banyak sekali peristiwa yang sering dinamakan dengan tragedi Nasional. Nah pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang sejarah pemberontakan APRA, sejarah pemberontakan Andi Aziz, sejarah pemberontakan RMS, sejarah pemberontakan PRRI dan Permesta singkat. Untuk lebih jelasnya dapat anda simak di bawah ini.

Sejarah Pemberontakan APRA, Andi Aziz, RMS, PRRI, dan Permesta Singkat

Seperti yang telah diketahui bahwa Indonesia merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945. Setelah kemerdekaan Indonesia tidak membuat negara ini tentram dan damai seperti sekarang ini. Namun masih ada beberapa pemberontakan di berbagai wilayah Indonesia. Untuk itu usaha mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia dilakukan di berbagai wilayah untuk mengatasi pemberontakan yang terjadi. Lantas bagaimana kronologi pemberontakan di Indonesia setelah merdeka? Di bawah ini terdapat penjelasan singkat mengenai sejarah pemberontakan APRA, sejarah pemberontakan Andi Aziz, sejarah pemberontakan RMS, sejarah pemberontakan PRRI dan Permesta yaitu sebagai berikut:
Baca juga : Penyebab Jatuhnya Pemerintahan Orde Baru Beserta Kronologi

Pemberontakan APRA (30 Januari 1950)

Sejarah pemberontakan di Indonesia setelah merdeka yang pertama akan saya bahas ialah sejarah pemberontakan APRA. Setelah APRIS (Angkatan Perang Republik Indonesia Serikat) dibentuk terjadi pertumpahan darah dan menyebabkan beberapa ketegangan. Bahkan kalangan TNI dengan KNIL terdapat keengganan dan tantangan dalam melakukan kerjasama. Selain itu adapula tuntutan dari pihak KNIL untuk menetapkan bekas kesatuannya menjadi alat negara bagian.
Pemberontakan APRA
Ketegangan yang terjadi pada masa pemberontakan APRA semakin dipertajam dengan pertentangan antar golongan federalis dengan golongan Unitaris. Golongan Federalis menginginkan agar eksistensi negara bagian dipertahankan, sedangkan golongan Unitaris menghendaki negara kesatuan. Dalam sejarah pemberontakan APRA terdapat cara mengatasinya yaitu dengan memberikan bala bantuan dari pemerintah dan dikirimkan dengan segera seperti ketika di Jakarta terdapat kesatuan polisi dari Jawa Timur dan Jawa Tengah. Kemudian gerakan APRA dapat dihancurkan oleh pasukan TNI pada tanggal 24 Januari 1950 di pertempuran Becet.

Pemberontakan Andi Aziz (5 April 1950)

Sejarah pemberontakan di Indonesia setelah merdeka selanjutnya ialah sejarah pemberontakan Andi Aziz. Pemberontakan ini terjadi di bawah pimpinan Kapten Andi Aziz yang di lakukan oleh para kesatuan bekas KNIL di Makassar pada tanggal 5 April 1950. Pemberontakan ini disebabkan oleh beberapa faktor penyebab seperti di bawah ini:
  • Pasukan bekas KNIL menuntut agar keamanan Negara Indonesia Timur ditanggung jawab olehnya saja.
  • Pasukan APRIS yang berasal dari TNI ditentang untuk masuk.
  • Negara Indonesia Timur dipertahankan agar tetap berdiri.
Baca juga : Sejarah Persoalan Negara Federal dan BFO
Pemberontakan Andi Aziz diatasi oleh pemerintah dengan cara mengeluarkan ultimatum yang berisi pertanggungjawaban Andi Aziz terhadap perbuatannya ketika datang di Jakarta. Namun Andi Aziz tidak dapat menepati perintahnya sampai batas ketentuan. Akhirnya terdapat pengiriman ekspedisi yang dilakukan oleh pemerintah agar dapat memberantasnya. Pasukan pemberantas tersebut berada di bawah pimpinan Kolonel Alex Kawilarang. Kemudian pada bulan April 1950 terjadi penyerahan diri yang dilakukan oleh Andi Aziz dan sampai bulan Agustis 1950 pertempurannya masih terus berlanjut.

Pemberontakan RMS (25 April 1950)

Sejarah pemberontakan di Indonesia setelah merdeka selanjutnya ialah sejarah pemberontakan RMS (Republik Maluku Selatan). RMS (Republik Maluku Selatan) diproklamasikan ole Dr. Soumokil (bekas jaksa Agung Negara Indonesia Timur) pada tanggal 25 April 1950 di Ambon. Berdirinya RMS menjadi bukti bahwa negara tersebut telah melepaskan diri dari RIS dan Negara Indonesia Timur. Pemberontakan RMS dapat diatasi dengan memberikan misi pengiriman yang dilakukan oleh Dr. Leima. Namun upaya mengatasi pemberontakan ini mengalami kegagalan sehingga terbentulkan pasukan ekspedisi yang dipimpin oleh Kolonel Kawilarang untuk memberantasnya menggunakan kekuatan senjara atas keputusan dari pemerintah.
Pemberontakan Republik Maluku Selatan
Pasukan ekspedisi dapat sampai di Pulau Buru pada tanggal 14 Juli 1950 dan pos pos penting di dalamnya dapat berhasil dikuasai. Tetapi pusat kekuatan dari RMS berada di Ambon Maluku Tengah dan di Pulau Seram. Kemudian Seram dapat berhasil diduduki oleh pasukan APRIS dan selanjutnya gerakan dilakukan menuju Ambon. Akhirnya Ambon dapat dikuasai oleh pasukan APRIS pada awal bulan November 1950. Namun Letkol Slamet Riyadi gugur karena tertembak dalam pertempuran untuk merebut Benteng Niew Victoria. Bahkan Dr. Soumokil dapat ditangkap pada tanggal 2 Desember 1963 dan diadili Mahkamah Militer Luar Biasa pada tanggal 21 April 1964 untuk dijatuhi hukuman mati.

Pemberontakan PRRI/Permesta (15 Februari 1958)

Sejarah pemberontakan di Indonesia setelah merdeka selanjutnya ialah sejarah pemberontakan PRRI/Permesta. Semakin hari pemerintah daerah dengan pemerintah pusat yang saling bertentangan semakin meruncing dikarenakan pertimbangan keuangan dan masalah otonomi. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya pembentukan dewan daerah seperti di bawah ini:
Baca juga : Sejarah Kerajaan Islam di Kalimantan Terlengkap
  • Pada tanggal 10 Desember 1956 di Sumatra Barat dibentuk Dewan Benteng yaitu Letkol Achmad Husein.
  • Pada tanggal 22 Desember 1956 di Medan dibentuk Dewan Gajah yaitu Kolonel Maludin Simbolon.
  • Pada tanggal 18 Februari 1957 di Manado dibentuk Dewan Manguni yaitu Letkol Vence Sumual.
Dalam sejarah pemberontakan PRRI terdapat cara penumpasannya dengan cara mempersiapkan operasi gabungan sesegera mungkin yang tersusun oleh angkatan udara, laut dan darat. Selain itu juga dilakukan serangkaian operasi seperti di bawah ini:
  • Letkol Kaharudin Nasution memimpin operasi tegas yang sasarannya menuju ke daerah Riau.
  • Kolonel Ahmad Yani memimpin operasi 17 Agustus dalam menjaga daerah Sumatra Barat agar tetap aman.
  • Brigjen Jatikusumo memimpin operasi Saptamarga dalam menjaga daerah Sumatra Utara agar tetap aman.
  • Letkol Dr. Ibnu Sutowo memimpin operasi Sadar dalam pengamanan daerah Sumatra Selatan.
Pada dasarnya pemberontakan Permesta dapat diberantas dengan cara operasi gabungan yang dilancarkan oleh Letkol Rukminto Hendraningrat dengan nama Operasi Merdeka.

Sekian penjelasan mengenai sejarah pemberontakan APRA, sejarah pemberontakan Andi Aziz, sejarah pemberontakan RMS, sejarah pemberontakan PRRI dan Permesta singkat. Sejarah pemberontakan di Indonesia setelah merdeka ini dapat ditangani oleh pemerintah dengan cara yang berbeda beda. Seoga artikel ini dapat menambah wawasan anda dan terima kasih telah membaca materi kategori pemberontakan setelah kemerdekaan Indonesia di atas.

0 Response to "Sejarah Pemberontakan APRA, Andi Aziz, RMS, PRRI, dan Permesta Singkat"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel