Klasifikasi Industri Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Perindustrian Lengkap

Klasifikasi Industri Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Perindustrian Lengkap - Industri dapat diartikan sebagai sebuah kegiatan ekonomi dalam mengolah bahan baku atau barang mentah yang dilakukan oleh manusia menjadi barang jadi maupun barang setengah jadi. Maka dari itu istilah industri dapat dinamakan dengan manufacturing atau kegiatan manufaktur. Selain itu adapula pengertian industri secara luas adalah berbagai kegiatan manusia yang berhubungan dengan bidang ekonomi yang bersifat produktif. Dalam industri tersebut terdapat beberapa klasifikasi yang dapat dibagi menjadi beberapa macam. Salah satunya ialah klasifikasi industri berdasarkan surat keputusan Menteri Perindustrian. Lantas apa saja klasifikasi industri berdasarkan SK Menteri Perindustrian itu?
Klasifikasi dalam Industri
Pada dasarnya disetiap daerah atau negara terdapat macam macam dan jumlah industri yang berbeda beda karena termasuk dalam kegiatan ekonomi yang luas. Jika disebuah daerah atau negara terdapat peningkatan perindustrian yang semakin maju, maka macam dan jumlah industrinya semakin banyak. Selain itu sifat usaha dan kegiatannya juga semakin kompleks. Dalam industri tersebut pada umumnya dapat diklasifikasikan atau digolongkan dengan cara yang berbeda beda. Namun pada dasarnya industri dapat diklasifikasikan menurut beberapa kriteria seperti berdasarkan tenaga kerja, penggunaan jenis teknologi, modal, bahan baku, pangsa pasar, maupun klasifikasi industri berdasarkan SK Menteri Perindustrian. Kali ini saya akan menjelaskan tentang klasifikasi industri berdasarkan surat keputusan menteri perindustrian lengkap. Untuk lebih jelasnya dapat anda simak di bawah ini.

Klasifikasi Industri Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Perindustrian Lengkap

Industri di sebuah negara dapat lebih beragam jika ditentukan berdasarkan pertumbuhan dan perkembangan ekonomi di negara tersebut. Jenis jenis industri di suatu negara akan semakin beragam jika kebutuhan masyarakat yang perlu dipenuhi menjadi semakin kompleks dan besar. Klasifikasi Industri berdasarkan SK Menteri Perindustrian berasal dari keputusan Departemen Perdagangan dan Perindustrian Nomor 19/M/I/1986. Dibawah ini terdapat beberapa macam klasifikasi industri menurut Surat Keputusan Menteri Perindustrian yaitu diantaranya:
Baca juga : Cara Menyusun Kertas Kerja Dagang Beserta Contohnya
Industri Kimia Dasar atau IKD
Klasifikasi industri berdasarkan Surat Keputusan Menteri Perindustrian yang pertama ialah IKD atau Industri Kimia Dasar. Pengertian industri kimia dasar ialah industri yang membutuhkan penerapan teknologi maju, modal yang besar dan keahlian tinggi. Untuk itu klasifikasi industri berdasarkan SK Menteri Perindustrian ini memiliki ciri khasnya sendiri. Dalam kelompok IKD terdapat beberapa macam industri yaitu meliputi:
  • Industri kimia organik seperti industri bahan tekstil/kimia dan industri bahan peledak.
  • Industri kimia anorganik seperti industri kaca, industri semen dan industri asam sulfat.
  • Industri karet dan selulosa seperti industri ban, industri kertas, maupun industri pulp.
  • Industri agrokimia seperti industri pestisida dan industri pupuk kimia.

Industri Mesin Logam Dasar dan Elektronika atau IMELDE
Klasifikasi industri berdasarkan Surat Keputusan Menteri Perindustrian selanjutnya ialah IMELDE atau industri mesin logam dasar dan elektronika. Pengertian industri mesin logam dasar dan elektronika ialah industri pengolahan bahan mentah logam untuk dijadikan perakitan dan rekayasan mesin atau mesin berat. Untuk itu klasifikasi industri berdasarkan SK Menteri Perindustrian ini memiliki ciri khasnya sendiri. Dalam kelompok IMELDE terdapat beberapa jenis industri yaitu meliputi:
  • Industri perakitan alat dan mesin pertanian seperti mesin pompa, mesin traktir, dan mesin hueler.
  • Industri konstruksi atau alat alat seperti motor grader, mesin pemecah batu, excavator dan buldozer.
  • Industri mesin perkakas seperti mesin pres, mesin bubut, mesin gergaji dan mesin bor.
  • Industri mesin listrik seperti generator dan transformator.
  • Industri otomotif (kendaraan bermotor) seperti motor, kendaraan bermotor, mobil dan suku cadang.
  • Industri elektronika seperti komputer, radio dan televisi.
  • Industri kereta api seperti gerbong dan lokomotif.
  • Industri produk dasar dan logam seperti industri tembaga, industri besi baja dan industri alumunium.
  • Industri peralatan pabrik dan mesin seperti peralatan pabrik, konstruksi, mesin produksi dan the blower.
  • Industri pesawat seperti helikopter dan pesawat terbang.
  • Industri perkapalan seperti reparasi kapal dan pembautan kapal.
Baca juga : Pengertian Pelayanan Prima, Tujuan, Konsep, Jenis, Contoh dan Pentingnya
Aneka Industri atau AI
Klasifikasi industri berdasarkan Surat Keputusan Menteri Perindustrian selanjutnya ialah AI atau Aneka Industri. Pengertian aneka industri ialah industri yang berguna untuk menciptakan macam macam kebutuhan hidup dan barang barang sehari hari. Untuk itu klasifikasi industri berdasarkan SK Menteri Perindustrian ini memiliki ciri khasnya sendiri. Dalam kelompok AI terdapat beberapa jenis industri yaitu meliputi:
  • Industri logam dan alat listrik seperti lemari es, televisi, kipas angin, radio dan mesin jahit.
  • Industri pangan seperti terigu, teh, garam, minyak goreng, kopi, gula dan sebagainya.
  • Industri tekstil seperti pakaian jadi, benang dan kain.
  • Industri umum dan bahan bangunan seperti marmer, kayu gergajian dan kayu lapis.
  • Industri kimia seperti pasta gigi, tinta, obat obatan, sabun, pita, sampoo dan plastik.

Industri Kecil atau IK
Klasifikasi industri berdasarkan Surat Keputusan Menteri Perindustrian selanjutnya ialah IK atau industri kecil. Pengertian industri kecil ialah industri yang berjalan dengan teknologi sederhana dan jumlah pekerja sedikit. Klasifikasi industri berdasarkan SK Menteri Perindustrian ini sering disebut dengan industri rumah tangga. Contohnya gerabah (perabotan rumah tangga), industri kerajinan dan industri alat rumah tangga.

Industri Pariwisata
Klasifikasi industri berdasarkan Surat Keputusan Menteri Perindustrian selanjutnya ialah industri pariwisata. Pengertian industri pariwisata ialah industri yang berasal dari kegiatan wisata sehingga dapat membentuk nilai ekonomis. Dalam industri pariwisata terdapat beberapa bentuk  industrinya yaitu meliputi:
  • Industri wisata budaya dan seni seperti pertunjukan budaya dan seni.
  • Industri wisata pendidikan seperti museum geologi, peninggalan, alat alat observasi alam dan arsitektur.
  • Industri wisata alam seperti pemandangan alam di kehutanan, pegunungan, pantai dan perkebunan.
  • Industri wisata kota seperti pusat perbelanjaan, restoran, tempat hiburan, pusat pemerintahan, hotel dan wilayah pertokoan.
Sekian penjelasan mengenai klasifikasi industri berdasarkan Surat Keputusan Menteri Perindustrian lengkap. Secara umum industri dapat diartikan sebagai sebuah kegiatan ekonomi dalam mengolah bahan baku atau barang mentah yang dilakukan oleh manusia menjadi barang jadi maupun barang setengah jadi. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan terima kasih telah membaca materi klasifikasi industri berdasarkan SK Menteri Perindustrian di atas.

0 Response to "Klasifikasi Industri Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Perindustrian Lengkap"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel